Ads 720 x 90

Tipe tipe tabel di MySQL

Hay sobat..
Kali ini saya akan shere mengenai Tipe tipe tabel di MySQL, yang dimana kita ketahu dalam membuat database pastilah tidak lepas dengan yang namanya tabel, fungsih dari tabel yaitu untuk menyimpan data dengan tipe data tertentu.

Salah satu kelebihan dari MySQL adalah teman-teman dapat mendefinisikan tipe untuk tiap tabel. MySQL mendukung beberapa tipe tabel, tergantung konfigurasi saat proses instalasi MySQL. MySQL memiliki 3 (tiga) tipe data utama, yaitu MyISAM, InnoDB dan HEAP.

Jika teman-teman tidak menyebutkan tipe tabel saat membuat tabel, maka tipe tabel otomatis akan dibuat sesuai konfigurasi default server MySQL. Hal ini ditentukan oleh variabel default-table-type di file konfigurasi MySQL.

Tipe tipe tabel di MySQL

Teman-teman bisa baca artikel saya sebelumnya yang berkaitan dengan artikel ini yaitu Kumpulan istilah dalam basis data dan Macam-macam software database.


1. MyISAM
Tipe tabel MyISAM merupakan tipe tabel yang sederhana, stabil dan mudah digunakan. Jika kita akan menyimpan data sederhana yang tidak terlalu rumit, maka gunakanlah tipe tabel ini. Kelebihan utama MyISAM adalah kecepatan dan kestabilannya.

MyISAM adalah storage enggine yang sering digunakan dalam website, data warehouse, dan model aplikasi lainnya. MyISAM adalah tipe default storage engine  dalam MySQL. sedangkan InnoDB sering dikenal karena mempunyai fitur transaksi, seperti commit, rollback dan crash recovery layaknya oracle.

Disamping itu juga mempunyai fitur tabel relasi dan integritas. Jika kita memilih tipe tabel MyISAM, maka MySQL secara otomatis akan menentukan salah satu dari tiga jenis tabel MyISAM, yaitu :
  1. MyISAM static.
    Jenis ini digunakan ketika semua kolom dalam tabel didefinisikan dengan ukuran yang pasti (fixed). Dengan kata lain, tidak ada kolom yang memiliki tipe seperti VARCHAR, TEXT dan BLOB. Karena sifatnya yang fixed, maka jenis ini akan lebih cepat, aman dan stabil.
    .
  2. MyISAM dymanic.
    Jenis ini digunakan ketika terdapat kolom dengan tipe yang dinamis, seperti tipe kolom VARCHAR. Keuntungan utama dari jenis ini adalah ukuran yang dinamis. Jadi sifatnya lebih efektif karena ukuran data (file) menyesuaikan isi dari masing-masing kolom (field).
    .
  3. MyISAM Compressed
    Kedua jenis MyISAM, static dan dynamic dapat dikompresi menjadi satu jenis yaitu MyISAM Compressed dengan perintah myisamchk. Tentunya hasilnya lebih kecil dari segi ukuran. Tabel yang terkompresi tidak dapat dikenakan operasi seperti INSERT, UPDATE dan DELETE.

Keunggulan
  • Lebih cepat pada proses pembacaan, sangat dianjurkan jika table sering terjadi proses pembacaan Mendukung Pengindeksan teks lengkap.
  • Lebih cepat daripada InnoDB pada keseluruhan, baik penyimpanan data ataupun konsumsi memory RAM sebagai akibat dari strukturnya yang sederhana sehingga jauh lebih sedikit konsumsi sumber daya server
  • Sederhana untuk perancangan sehingga memudahkan bagi pemula.
  • Kapasitas yang tertampung bisa lebih besar dibanding engine InnoDB. Sekitar 256TB

Kekurangan 
  • Tidak mendukung integritas data, sehingga untuk proses integritas data dilakukan secara program bukan di databasenya.
  • Tidak mendukung transaksi seperti commit, rollback ataupun crash recovery.
  • Lebih lambat dibanding InnoDB jika proses yang sering terjadi adalah insert atau update.


2. InnoDB
Tipe tabel InnoDB merupakan tipe tabel MySQL yang mendukung proses transaksi. Tipe ini memiliki beberapa keunggulan dan kekurangan, antara lain:

Keunggulan
  • Mendukung integritas data secara penuh dengan adanya foreignkey.
  • Mampu melakukan penguncian (locking) pada tingkatan record dan juga mampu membaca pada perintah SELECT yang tidak dikunci (mirip dengan kemampuan Oracle)
  • Secara keseluruhan jumlah recordnya mencapai lebih dari 20 milyar record.  
  • Jumlah query yang dilayani mencapai rata-rata 800 proses insert/update per detiknya.
  • Mendukung transaksi seperti commit, rollback ataupun crash recovery.
  • Mendukung transaksi antar tabel.

Kekurangan 
  • Karena InnoDB mementingkan integritas, maka proses perancangan tentu membutuhkan usaha yang lebih besar.
  • Mengkonsumsi sumber daya sistem lebih besar baik dalam penyimpanan maupun memory RAM.
  • Proses pembacaan data lebih lambat dibanding engine MyISAM. 
  • Tidak mendukung pengindeksan teks penuh.


3. HEAP 
Tabel dengan tipe HEAP tidak menyimpan datanya di hardisk, tetapi menyimpan di RAM (memori). Tipe tabel ini biasanya digunakan sebagai tabel sementara (temporary). Tabel secara otomatis akan dihapus (hilang) dari MySQL saat koneksi ke server diputus atau server MySQL dimatikan.


4. BDB
Setiap tabel BDB disimpan pada disk dalam dua file. File memiliki nama yang dimulai dengan nama tabel dan memiliki ekstensi untuk menunjukkan jenis file. Sebuah .frm toko file format tabel, dan .db file berisi data tabel dan indeks.


5. Archieve
Bila teman-teman membuat tabel Archieve tabel, server menciptakan sebuah file format tabel dalam direktori database. File dimulai dengan nama tabel dan memiliki .frm ekstensi. Mesin penyimpanan menciptakan file lainnya, semua memiliki nama yang diawali dengan nama tabel.

Pada MySQL 5.1.6, yang Archieve mesin mendukung Auto_Increment kolom atribut. The Auto_Increment kolom dapat memiliki indeks yang unik atau nonunique. Mencoba untuk membuat indeks pada setiap hasil kolom lain dalam kesalahan.


6. CSV
Tipe tabel ini digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk file text yang dibatasi dengan koma (delimiter). Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 4.1.


7. NDB Table
Untuk menggunakan NDB database kemungkinan perubahan skema, permintaan, dan aplikasi. Selain itu, dari MySQL 5.1.24 dan seterusnya, sehingga standar mysqld tidak bisa berfungsi sebagai pengganti dropin untuk versi mysqld yang disertakan dengan MySQL Cluster.



9. Federated
(External Tables). Tipe ini tersedia sejak MySQL versi 5.0.

Mengenai Tipe tipe tabel di MySQL semogah dapat membantu teman-teman dalam mempelajari databases khususnya MySQL.

Related Posts

Posting Komentar

Subscribe Our Newsletter